Populer American Psycho Novel 2023


14 Book Covers Before And After They Were Turned Into Movies Disturbing books, American psycho
14 Book Covers Before And After They Were Turned Into Movies Disturbing books, American psycho from www.pinterest.com

American Psycho Novel: Pendekatan Estetika Terhadap Kekejaman

Novel terkenal karya Bret Easton Ellis, American Psycho menawarkan kesempatan yang menarik untuk menilai kekejaman dari sudut pandang estetika. Novel ini bercerita tentang Patrick Bateman, seorang sarjana ekonomi yang juga seorang psikopat. Kekerasan yang dilakukan Bateman adalah bagian dari pemaparan kisah yang akan diikuti oleh para pembaca. Namun, Ellis juga menggunakan teknik-teknik estetika yang kompleks untuk menciptakan suasana yang benar-benar mengganggu di novel ini.

Kontras Keindahan dan Kekejaman

Kontras antara keindahan dan kekejaman adalah salah satu konsep paling menonjol dari novel ini. Ellis menggunakan bahasa yang indah untuk mendeskripsikan tindakan keji yang dilakukan oleh Bateman. Misalnya, ketika Bateman menyayat tubuh Paul Allen, Ellis menulis, "Saya menyayatnya dengan cepat dengan pisau cukur dalam gerakan cengkeram yang membentuk garis-garis yang menghasilkan sebuah desain yang menarik." Ini menciptakan kontras yang mengganggu antara keindahan bahasa yang digunakan dan tindakan jahat yang dilakukan.

Menggunakan Estetika untuk Menggambarkan Kebodohan dan Kekejaman

Selain menggunakan kontras antara keindahan dan kekejaman, Ellis juga menggunakan estetika untuk menggambarkan kebodohan dan kekejaman Bateman. Ellis menggunakan bahasa yang sangat kasar dan tidak beradab untuk menggambarkan cara Bateman berbicara. Misalnya, ketika Bateman berbicara dengan Paul Owen, dia berkata, "Saya akan membunuh Anda sekarang. Saya akan menyayat Anda dengan pisau cukur dan menikam Anda berulang kali. Saya akan membuat Anda menangis." Ucapan-ucapan Bateman ini menggambarkan betapa bodohnya dia dan betapa jahatnya dia.

Estetika Sebagai Sarana untuk Menggambarkan Kekejaman Bateman

Ellis juga menggunakan estetika sebagai sarana untuk menggambarkan kekejaman Bateman. Ketika Bateman menyayat tubuh Paul Owen, Ellis menggunakan bahasa yang indah untuk menggambarkan tindakannya. Misalnya, ketika Bateman menyayat tubuh Owen, Ellis menulis, "Saya menyayatnya dengan cepat dengan pisau cukur dalam gerakan cengkeram yang membentuk garis-garis yang menghasilkan sebuah desain yang menarik." Ini menciptakan suasana yang mengganggu dan menyiratkan bahwa Bateman menganggap tindakan kekejamannya sebagai suatu seni.

Estetika Sebagai Sarana untuk Menggambarkan Kekejaman Bateman

Tidak hanya menggambarkan kekejaman Bateman, Ellis juga menggunakan estetika untuk menggambarkan karakter Bateman secara keseluruhan. Misalnya, ketika Bateman menyayat tubuh Paul Owen, Ellis menulis, “Saya menyayatnya dengan cepat dengan pisau cukur dalam gerakan cengkeram yang membentuk garis-garis yang menghasilkan sebuah desain yang menarik.” Ini menggambarkan bahwa Bateman menganggap dirinya sebagai seorang seniman yang menciptakan “desain” dengan tindakan kekejamannya.

Kesimpulan

Novel American Psycho karya Bret Easton Ellis menawarkan kesempatan yang menarik untuk menilai kekejaman dari sudut pandang estetika. Ellis menggunakan kontras antara keindahan dan kekejaman, bahasa kasar, dan gambaran seni untuk menggambarkan kekejaman Bateman. Ini menciptakan suasana yang mengganggu dan membuat pembaca menyadari bahwa kekejaman Bateman adalah produk dari pengalaman masa lalunya yang tidak menyenangkan.


american novel psycho
Posting Komentar
komentar teratas
Terbaru dulu
Daftar Isi
Tautan berhasil disalin.